INTAN JAYA - Di tengah kesedihan yang menyelimuti Kampung Bilai, Distrik Homeyo, Intan Jaya, Papua Tengah, kehadiran prajurit TNI bagaikan lentera harapan. Pada Kamis (30/4/2026), Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti melalui Pos Bilai tak tinggal diam.Mereka tergerak untuk menyalurkan bantuan beras kepada warga yang tengah berjuang menghadapi musibah.
Tindakan ini bukan sekadar pemberian sembako, melainkan wujud nyata kepedulian mendalam TNI kepada masyarakat di wilayah terpencil Papua. Khususnya bagi mereka yang terdampak musibah, yang menyebabkan keterbatasan bahan pangan mendesak.

Komandan Pos Bilai, Kapten Inf Rustamiadi, mengungkapkan motivasi di balik aksi mulia ini. Ia menjelaskan bahwa kepedulian ini lahir dari empati dan tanggung jawab moral prajuritnya terhadap komunitas sekitar.
"Kami mendapat informasi ada warga yang sedang mengalami musibah, sehingga kebutuhan bahan makanan menjadi terbatas. Kehadiran kami di sini untuk membantu meringankan beban bapa dan mama. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari, " ujarnya.
Bantuan beras yang disalurkan tidak hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Lebih dari itu, beras tersebut juga menjadi bagian penting dalam menyambut para pelayat, sebuah tradisi yang mengakar kuat dalam kehidupan sosial masyarakat setempat.
Jairus Tipagau (56), salah seorang warga penerima bantuan, tak kuasa menahan haru atas perhatian yang diberikan oleh personel TNI. Ia merasakan langsung uluran tangan yang meringankan bebannya.
"Puji Tuhan, bapak tentara datang membawa beras. Kami bisa memasak untuk keluarga dan masyarakat yang datang melayat. Terima kasih karena sudah peduli dengan kami, " tuturnya, matanya berkaca-kaca.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat yang sedang berduka menciptakan ikatan emosional yang begitu kuat. Mereka tidak hanya hadir sebagai penegak keamanan, namun juga sebagai bagian tak terpisahkan dari keluarga besar masyarakat, siap sedia membantu dalam kondisi apa pun.
Kegiatan bakti sosial ini kembali menegaskan komitmen tak tergoyahkan dari Satgas Yonif 113/Jaya Sakti. Tugas mereka dijalankan secara menyeluruh, tidak hanya memastikan stabilitas wilayah terjaga, tetapi juga memberikan solusi konkret bagi warga yang membutuhkan.
Di tengah segala keterbatasan akses dan tantangan geografis khas Papua, aksi sederhana seperti berbagi beras ini menjadi sebuah simbol kuat. Ini adalah bukti nyata bahwa negara tidak pernah melupakan, bahkan hadir di titik terjauh pelosok negeri, membawa harapan di saat yang paling dibutuhkan.
(PERS)
