INTAN JAYA - Di tengah keindahan alam Kendetapa, Intan Jaya, Papua Tengah, personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti menunjukkan kepedulian mendalam terhadap masyarakat lokal. Melalui Pos Kendetapa, sebuah inisiatif luar biasa digelar untuk merajut kedekatan sekaligus menyentuh denyut perekonomian warga, khususnya para mama Papua.
Kamis (16/4/2026) menjadi saksi bisu hangatnya interaksi. Para prajurit TNI tak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga merajut komunikasi sosial (komsos) yang akrab. Pertemuan dengan tokoh kampung dan para mama Papua berlangsung dalam suasana kekeluargaan, di mana aspirasi warga didengarkan dengan seksama, diselingi imbauan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan.
Momen menyentuh terjadi ketika para mama Papua kembali dari kebun, tangan mereka penuh membawa tandan pisang hasil panen. Tanpa basa-basi, personel Satgas langsung memborong seluruh hasil tani tersebut. Sebuah tindakan spontan yang sarat makna, tanpa tawar-menawar, murni sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kerja keras dan ekonomi keluarga para mama Papua.

Senyum merekah terpancar di wajah para mama Papua. Kebun mereka yang menjadi sumber penghidupan kini memberikan kelegaan tambahan, penjualan langsung hasil panen menjadi tambahan penghasilan yang sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapten Inf. Doriman Rajagukguk, Komandan Pos Kendetapa, menjelaskan filosofi di balik aksi kemanusiaan ini.
“Komsos untuk menjaga hubungan dan kepercayaan, sementara memborong hasil tani adalah bentuk nyata membantu perekonomian warga. Jika masyarakat sejahtera, maka lingkungan akan tetap aman dan kondusif, ” kata Kapten Inf. Doriman Rajagukguk.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan fondasi kokoh yang mempererat tali silaturahmi dan hubungan emosional antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan. Sebuah ikatan batin yang tak ternilai harganya.
Hasil panen yang diborong ini rencananya akan menjadi bagian dari konsumsi anggota pos, dan sebagian lagi akan didistribusikan kembali kepada warga yang lebih membutuhkan. Sebuah siklus kepedulian yang terus berputar.
Langkah Satgas Yonif 113/Jaya Sakti ini menegaskan komitmen tak tergoyahkan untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar penjaga keamanan, mereka adalah mitra strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua. (*)

Updates.