INTAN JAYA - Di tengah bentangan alam Intan Jaya yang memukau, sebuah momen kebersamaan yang sarat makna terangkai di Kampung Wabui, Distrik Hitadipa, pada Minggu, (12/4/2026). Prajurit Satgas Yonif 712/Wiratama (WT) bersama dengan elemen masyarakat setempat bersatu dalam doa, meneguhkan fondasi kedamaian dan spiritualitas yang menjadi perekat utama stabilitas wilayah.
Udara pegunungan yang sejuk menjadi saksi bisu langkah harmonis antara para prajurit TNI dan warga yang beriringan menuju gereja. Ibadah Minggu pagi itu bukan sekadar ritual keagamaan biasa, melainkan sebuah perayaan eratnya hubungan emosional antara penjaga keamanan negara dan komunitas yang mereka layani.
Kehadiran personel Satgas di antara jemaat mencerminkan sebuah pendekatan humanis yang mengutamakan rasa persatuan. Duduk berdampingan di bangku gereja, menundukkan kepala dalam untaian doa, serta memanjatkan harapan tulus untuk kedamaian dan kesejahteraan di Tanah Papua, menjadi bukti nyata kemanunggalan yang terjalin.
Komandan TK Wabui, Letda Inf Rinto, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian integral dari upaya membangun kedekatan dan memperkuat ikatan persaudaraan di wilayah yang menjadi tanggung jawab mereka.
"Kehadiran kami di sini adalah wujud bahwa kemajuan Papua tidak hanya dibangun melalui infrastruktur, tetapi juga dari hati yang damai. Saat kita bisa berdoa bersama, di situlah fondasi persaudaraan yang kuat terbentuk, " ujarnya.
Beliau menambahkan, peran TNI di tengah masyarakat melampaui aspek keamanan semata, namun juga merambah pada pembangunan sosial dan spiritual yang berkesinambungan.
Suasana khusyuk dan penuh kehangatan menyelimuti jalannya ibadah. Gema pujian yang mengalun di gereja Kampung Wabui menciptakan nuansa damai yang meresap di hati setiap jemaat yang hadir.
Seorang tokoh masyarakat setempat turut mengungkapkan dampak positif yang dirasakan dari kehadiran Satgas, baik dari sisi keamanan maupun pada penguatan kebersamaan sosial.
"Kami merasa lebih tenang dan damai. Kehadiran TNI di tengah ibadah seperti ini membuat kami semakin yakin bahwa kebersamaan adalah kunci menjaga kampung tetap aman, " ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi penegas bahwa pembangunan di Papua tidak hanya berorientasi pada hal-hal fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan, keimanan, dan tumbuhnya rasa saling percaya antar sesama. Melalui momen doa bersama, Satgas Yonif 712/WT dan masyarakat Kampung Wabui terus merajut harmoni, memperkokoh persatuan, serta menanamkan harapan akan masa depan Papua yang aman, damai, dan penuh kesejahteraan. (*)

Updates.